Perkembangan tonggak bahasa balita

Perkembangan tonggak bahasa balita

Pada masa balita, anak mempelajari bahasa dengan cepat. Sekarang anak Anda harusnya sudah dapat mengucapkan dua (atau lebih) kata bersama dalam bentuk frasa atau kalimat. Mereka mungkin tidak akan mengucapkan beberapa kata penyambung dan lebih fokus pada kata benda atau kata kerja, akan tetapi jika Anda bisa membantu membenarkan kalimat mereka, mereka akan mulai belajar beberapa kata sederhana juga.

Berikut adalah beberapa pencapaian bahasa yang Anda nantikan:
  • Bagaimana anak Anda menyebut dirinya sendiri? Mereka akan berubah dari memanggil-memanggil diri sendiri dengan nama sendiri ke “saya” dan kemudian “aku” selama beberapa bulan ke depan. Mereka segera juga mulai akan menggunakan kata ganti. Anda akan menemukan banyak kesalahan yang mereka buat, akan tetapi itu sangat normal.
  • Anak Anda seharusnya sudah mampu mengidentifikasi dan bahkan mungkin menamai bagian tubuh yang umum. Lihat berapa banyak yang bisa mereka sebutkan.
  • Mereka juga akan mulai mampu mengikuti alur cerita sederhana dalam buku gambar. Perhatikan apakah dia dapat menamai gambar pada setiap halaman.
  • Anak Anda mulai memahami apa arti preposisi. Mintalah dia untuk bermain permainan dengan menempatkan boneka beruangnya "di bawah kursi," "di atas kursi," dan "di samping kursi." Pada saat dia berumur tiga tahun, bahkan serangkaian lima atau enam kata preposisi tidak akan menjadi masalah lagi untuk mereka.
  • Dengarkanlah 'kesalahan' anak Anda. Anak-anak belajar bahasa dengan menggunakan peraturan yang mereka simpulkan sendiri. Walaupun aturan bahasa yang mereka pakai masih salah, Anda akan melihat bagaimana proses pembelajaran mereka.
    Misalnya:
    • Beberapa anak senang memukul rata semua kata ke istilah umumnya. Semua anjing akan disebut “rover” dan semua wanita paruh baya akan dipanggil “nenek”.
    • Hal lain yang sering mereka lakukan adalah terlalu spesifik: Hanya Roverlah "anjing"; makhluk berkaki empat lainnya harus memiliki nama lain.
    • Banyak anak yang membuat kata kerja tidak teratur menjadi teratur: “Satu kaki, dua kaki”; “Saya pergi, dia pergi”; “mobilku rusak”.
    • Banyak anak juga yang menciptakan kata baru (dikenal juga dengan istilah: “neologisme”): air mancur akan disebut “air menabrak”, “spidoler” adalah orang yang menggunakan spidol untuk menggambar dan “spageti” (kata yang sangat susah) bisa saja dipendekkan menjadi “geti"
Jangan khawatir dengan kesalahan-kesalahan ini. Anak Anda akan memperbaiki bahasanya sendiri jika dia dikelilingi oleh orang yang memakai bahasa dengan baik.
Anak Anda mengerti lebih dari yang bisa mereka ekspresikan. Pada usia ini, mereka seharusnya mampu mengikuti perintah sederhana (misalnya, "Pergi ambillah sweatermu dan datang ke pintu"). .

Angkat tangan Anda
Lakukan gerakan yang berlebihan ketika Anda memberikan instruksi kepada mereka, dan mereka mungkin dapat melakukan serangkaian gerakan. Gerakan dan tanda isyarat dapat membantu anak-anak mempelajari bahasa lebih baik, jadi gerakkanlah tangan dan mata (dan bahkan kaki Anda) dengan lincah, sambil bercakap dengan si kecil.

Lihat artikel sejenis: